12 Prinsip dalam proses konseling


 

PRINSIP - PRINSIP KONSELING

    Sebagai konselor / guru BK profesional hendaknya kita mengetahui prinsip - prinsip dalam kegiatan konseling sebelum kita melakukan proses konseling pada konseli / siswa kita. Mulawarman (2017) dalam bukunya mengatakan, jika prinsip konseling merupakan pedoman atau acuan yang digunakan konselor / guru BK dalam memberikan layanan konseling.

    Mulawarman (2017) juga mengatakan "Prinsip-prinsip tersebut dibuat berdasarkan kajian filosofis, hasil-hasil penelitian dan pengalaman praktis tentang hakikat manusia, perkembangan budaya, pengertian, tujuan, fungsi dan proses penyelenggaraan konseling. Prinsip-prinsip konseling ini juga akan mendasarkan pada faktor proses, tanggung jawab serta tujuan dari konseling"

Adapun, Prinsip - prinsip dalam konseling yaitu 

  1. Konseling merupakan kegiatan yang sangat penting dalam keseluruhan program bimbingan di sekolah, atau merupakan bagian integral dengan bimbingan.
  2. Program konseling harus fleksibel, disesuaikan dengan kondisi lembaga (misalnya sekolah), kebutuhan individu dan masyrakat.
  3. Dalam konseling terlibat dua individu yaitu konselor dan klien yang memproses penyelesaian masalah melalui serangkaian interview.
  4. Konseling merupakan proses belajar yang mengarah pada suatu perubahan yang fundamental dalam diri klien, terutama dalam perubahan sikap dan tindakan.
  5. Konseling lebih banyak menekankan pada masalah sikap daripada tindakan.
  6. Konseling berlangsung pada situasi pertemuan dan jalinan hubungan yang khas.
  7. Konseling lebih menekankan pada penghayatan emosional daripada intelektual.
  8. Konseling sebagai kegiatan profesional, dilaksanakan oleh orang-orang yang telah memiliki persyaratan profesional baik dalam pengetahuan maupun kepribadiannya. Oleh karena itu tenaga ahli yang memperoleh pendidikan dan latihan khusus dalam bidang bimbingan dan konseling. 
  9. Konseling melayani semua individu, tanpa memandang umur, jenis kelamin, suku bangsa, agama dan status sosial ekonomi.
  10. Dalam konseling perbedaan individu harus dipahami dan dipertimbangkan dalam rangka upaya yang bertujuan memberikan bantuan atau konseling pada individu-individu tertentu.
  11. Konseling pada umumnya dibatasi hanya pada hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental dan fisik individu terhadap penyesuaian dirinya dirumah, sekolah serta yang berkaitan dengan kontak sosial dan pekerjaan.
  12. Tujuan akhir konseling adalah kemandirian setiap individu;maka dari iru layanan konseling harus diarahkan 

Daftar Pustaka

Mulawarman. (2017). Pengantar Keterampilan Dasar Konseling bagi Konselor Pendidikan. Universitas Negeri Semarang




Post a Comment

0 Comments