Materi Bimbingan Konseling - Strategi Perencanaan Karier




 STRATEGI PERENCANAAN KARIER


  1. Pengertian Karir

a.    Menurut Hidayat (2019) Karir merupakan rangkaian okupasi, pekerjaan, dan jabatan selama kehidupan individu yang dipengaruhi psikologis, sosiologis, Pendidikan, fisik, ekonomi, dan faktor – faktor lainya

b.      Menurut Shetzer dalam Hidayat (2019) Karir merupakan rangkaian okupasi, pekerjaan, dan posisi yang ditekuni oleh seseorang sepanjang hidupnya

c.       Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Karir adalah

·   Perkembangan dan kemajuan dalam kehidupan, pekerjaan, jabatan, dan sebagainya

·   Pekerjaan yang memberikan harapan untuk maju

  1. Peran karir dalam kehidupan manusia

a.       Menurut Herr dan Carrier (dalam Issacson, 1985) (dalam Hidayat 2019)

Karir memiliki peran yang sangat besar dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kebutuhan yang dimaksud adalah ekonomi, social dan psikologis

·         Kebutuhan Ekonomi

Secara ekonomi orang bekerja untuk mendapatkan uang

·         Kebutuhan social

Secara social, mereka yang memiliki karir atau pekerjaan akan mendapatkan penghargaan dari keluarga dan masyarakat

·         Kebutuhan psikologis

Sementara secara psikologis, pekerjaan yang memberikan harga diri dan kompetensi diri. Pekerjaan juga menjadi media untuk mencapai aktualisasi diri

  1. Teori Perkembangan Karir menurut Ginzberg (dalam Hidayat 2019)

a.    Fantasi,

dialami oleh anak < 11 tahun. Murni berorientasi pada tahap awal. Menjelang akhir tahap ini bermain menjadi orientasi kerja dan merefleksikan preferensi awal untuk jenis aktivitas tertentu. Berbagai peran okupasional tercermin dalam kegiatan bermain, yang menghasilkan pertimbangan nilai dalam dunia kerja

b.    Tentatif

Dialami oleh remaja awal (11 – 17 tahun). Proses transisi yang ditandai oleh pengenalan secara gradual terhadap persyaratan kerja. Pengenalan minat, kemampuan, imbalan kerja, nilai dan perspektif waktu

c.    Realistik

Dialami oleh remaja pertengahan (17 tahun – masa dewasa awal). Pengintegrasian kapasitas dan minat. Kelanjutan perkembangan nilai – nilai. Spesifikasi pilihan okupasi. Kristalisasi pola – pola okupasi

  1. Asumsi pilihan karir

Hollands (dalam Sukardi dalam Widiyastuti & Pratiwi, 2013) (dalam Hidayat, 2019)

Pengambilan keputusan karir adalah suatu proses seleksi yang dilaksanakan secara sengaja dan serius serta penuh pertimbangan demi keberhasilan kehidupan karirnya dimasa yang akan datang. Pengambilan keputusan karir disini memiliki makna bahwa setiap individu memiliki kebingungan-kebingungan yang menyebabkan individu tersebut mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan karir.

  1. Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan karir

Menurut Corey (2010) faktor-faktor yang mempengaruhi dalam keputusan karir, yaitu:

    1. Motivation and achievement (motivasi dan prestasi)
    2. Attitudes about occupation (sikap terhadap pekerjaan)
    3. Interest (ketertarikan/minat)
    4. Values (nilai-nilai)
    5. Self concept (konsep diri)
    6. Personality and choosing career (kepribadian dan pilihan karir).
  1. Aspek – aspek pengambilan karir

Menurut Conger (1991) (dalam Hidayat, 2019), ada enam aspek yang harus terpenuhi dalam membuat keputusan karir, yaitu :

a.       Pengetahuan mengenai karir

b.      Pemahaman diri

c.       Kecocokan pilihan karir dengan diri

d.      Minat

e.       Proses membuat keputusan

f.        Masalah interpersonal

 

Sumber : Hidayat dkk. (2019). Karier Teori dan Aplikasinya dalam Bimbingan dan Konseling Komprehensif. Sukabumi CV Jejak




Post a Comment

0 Comments